Pengertian Akulturasi

Pengertian Akulturasi

Pendahuluan: Pengertian Akulturasi

Dreamhub.id – Pada artikel kali ini mimin akan membahas tentang Pengertian Akulturasi. Mengidentifikasi Keanekaragaman Budaya Keberagaman Dan Asimilasi dengan Contoh. Di dunia yang lebih modern saat ini, pertumbuhan tidak hanya terjadi pada manusia dan teknologi, namun juga pada masyarakat secara keseluruhan. Meningkatkan perkembangan budaya karena bercampurnya budaya, baik budaya dari negeri atau budaya dari dalam negeri. Oleh karena itu, kehadiran rencana untuk ​​​masa depan masyarakat tidak menutup kemungkinan akan terbentuknya masyarakat baru.

Budaya bercampur karena banyak hal, seperti globalisasi, teknologi, keberhasilan orang terhadap budaya lain, dan lain sebagainya. Selain itu dari, pencampuran budaya tergolong sangat cepat, dan masyarakat harus siap dan bisa beradaptasi dengan pencampuran budaya atau menyesuaikan dengannya.

Pertumbuhan suatu kota di suatu wilayah bisa saja untuk berdampak baik atau buruk. Oleh ini,itu setiap anggota masyarakat harus demikian​​​ perlu berhati-hati dalam merencanakan masa depan masyarakat. Jika masyarakat berhati-hati dalam merencanakan masa depan bisnis, itu bisa menjadi hal yang baik.

Pengertian Akulturasi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akulturasi adalah proses pengaruh kebudayaan asing dalam suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif atau banyak unsur kebudayaan asing itu, dan sebagian berusaha menolak pengaruh itu.

Dengan demikian, akulturasi adalah proses sosial yang terjadi ketika kebudayaan tertentu kelompok manusia di hadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan rupa tertentu, sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun di terima dan di olah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian itu sendiri.

Secara sederhana istilah, akulturasi adalah budaya asing yang terjadi dalam budaya itu sendiri. Oleh karena itu, perlahan-lahan akan di terima oleh masyarakat tanpa harus menghilangkan karakter kebudayaan tanpa sendiri.

Ini sebenarnya bisa mengalami beberapa masalah, seperti masalah dalam mengatasi akulturasi pada masyarakat, masalah tentang unsur-unsur yang bisa di terima oleh masyarakat, dan masalah yang berkaitan dengan kemunduran antar masyarakat.

Proses Kebudayaan​ Pada Pengertian Akulturasi

Akulturalisasi bisa saja terjadi ketika kontak antara budaya asli dan budaya asing. Proses akulturasi ini dapat terjadi di banyak bidang, seperti memasak, istirahat, arsitektur bangunan, dan lainnya. Tidak jelas berapa lama waktu yang di perlukan untuk proses akulturasi. Oleh karena itu, bisa dikatakan perlu waktu beberapa tahun agar bisa terwujud.​​​​​​​​

Sejauh yang kami tahu, proses inti akulturasi tidak bisa datang dari kebudayaan Asia. Budaya Asean yang melihat lingkungan masyarakat tidak bisa di terima sekarang. Akibatnya proses akulturasi memerlukan waktu yang lama.​ Proses proses akulturasi juga di pengaruhi oleh masyarakat yang tinggal di negara tersebut dan membangun kebudayaannya. Dengan kata lain, tidak semua rencana membangun komunitas dapat di terima oleh seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.

Selain itu, Budaya Asia tidak muncul begitu saja ke atas bisa juga di katakan sebagai kebudayaan yang di dukung oleh masyarakat Asia yang sudah lama tinggal di suatu daerah. Oleh karena itu, penduduk asing tidak bisa lepas dari proses akulturasi. Sebagai contoh Misalnya, saat Indonesia di jajah belanda, hampir setiap bangunan yang di buat bernuansa Belanda.

Jadi, proses akulturasi ini bisa di sebut tumbuhnya dua kebudayaan atau lebih, yang dapat berujung pada terciptanya kebudayaan baru. Keberagaman budaya yang di miliki oleh Indonesia akan meningkatkan budaya baru.

Faktor Penyebab Konflik Budaya​ Pada Pengertian Akulturasi

Tidak bisa di lepaskan dari faktor-faktor pendorong saat budaya. Pada artikel kali ini artikel,kita akan membahas tentang faktor -faktor yang menyebabkan terjadinya budayanisasi.

Pendidikan yang Maju

Pendidikan yang bisa menjadi bagian pendorong untuk budaya di sekitar. Dengan pendidikan yang maju, masyarakat akan menganalisis budaya-budaya asing. Dengan memahami budaya asing yang berbeda, mereka dapat membantu masyarakat yang tinggal di negara tersebut menjadi lebih baik dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi saat ini. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan pendidikan.

Oleh karena itu, cara untuk menghadapi perubahan di dunia kita harus mampu mengamalkan keragaman budaya. Kemungkinan besar itu banyak​ orang akan kesulitan menghadapi pesatnya pertumbuhan dunia saat ini jika kita tidak melakukan sesuatu.

Sikap Dan Perilaku Saling Menghargai  Budaya

Setiap seseorang perlu mempunyai sikap​ dan perilaku menghargai karena dengan cara itulah kita dapat berhubungan dengan budaya lain secara baik. Oleh karena itu, sikap dan perilaku menghargai budaya bisa dikatakan sebagai faktor pendorong akulturasi budaya. Kurangnya ​dan perilaku dalam situasi ini dapat menimbulkan benturan budaya antara agama yang satu dengan agama yang lain, sehingga dapat menimbulkan pergeseran budaya.

Bersikap toleran terhadap budaya lain

Kehidupan masyarakat kita tidak bisa lepas dari berbagai latar belakang budaya. Oleh karena itu, untuk memiliki hubungan yang baik dengan agama lain, kita perlu bersikap toleran terhadap agama tersebut. Artinya sikap dan perilaku toleransi dapat dipandang sebagai faktor penyebab budaya toleransi.​​​​

Adanya Masyarakat Heterogen 

Dalam konteks masyarakat, heterogenitas dapat di lihat sebagai faktor yang menyebabkan terjadinya akulturasi karena terdapat berbagai jenis budaya yang hidup bersama.​​ Ada banyak budaya di masyarakat heterogen agar individu satu dan individu lain bisa belajar tentang berbagai macam budaya.

Ketika kita belajar tentang agama lain, agama-agama tersebut akan menjadi lebih populer dengan lebih cepat. Hari karakter bangsa, kita akan memperkuat akulturasi budaya.

Berorientasi ke Masa Depan

Rasanya berpikir ke masa depan sudah menjadi hal yang harus diakui oleh seluruh masyarakat. Dengan menatap masa depan, kita akan mempunyai rencana agar masa depan dapat diraih dengan penuh keyakinan. Oleh karena itu, berpikir ke masa depan menjadi salah satu faktor pendorong akulturasi.

Penutup: Pengertian Akulturasi

Akulturasi, sebuah proses perpaduan budaya yang unik dan dinamis, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah manusia. Melalui interaksi dan pertukaran budaya, lahirlah kekayaan budaya baru yang penuh warna dan makna.

Meskipun terkadang akulturasi dapat menimbulkan gesekan dan perubahan budaya yang tidak diinginkan, proses ini pada dasarnya merupakan bukti nyata dari kemampuan manusia untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan saling belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *