Taman Hiburan

Taman Hiburan

Pendahuluan: Taman Hiburan 

Dreamhub.id – Taman Hiburan adalah tempat yang menawarkan berbagai atraksi seperti wahana dan permainan, serta bentuk hiburan lainnya.​​​​​​ Seseorang membangun taman hiburan dengan tema utama. Taman hiburan ini memiliki beberapa wilayah dengan tema yang beragam.

Eropa merancang pameran, tempat rekreasi, dan tempat piknik besar untuk menghibur masyarakat. Tempat-tempat ini menjadi asal mula taman hiburan. Empat taman hiburan tertua di dunia yang masih beroperasi adalah:

  • Bakken (“Bukit”) di Klampenborg, Denmark.
  • Wurstelprater di Wina, Austria.
  • Taman Tivoli di Kopenhagen, Denmark.
  • Lake Compounce, Amerika Utara

Sejarah: Asal Usul

Taman hiburan muncul dari tiga tradisi lama : pameran keliling atau berkala, taman hiburan, dan pameran seperti pameran dunia. Frederick Ingersoll membangun “Taman Luna” lainnya dengan cepat di seluruh dunia dan membukanya untuk mendapat pujian.

Pada abad ke-18 dan ke-19, pameran tersebut telah berkembang menjadi tempat hiburan populer di mana masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan aneh, akrobat, menyulap, dan menyulap, bersaing dan menjelajahi kebun binatang.

Wahana mekanis diciptakan selama gelombang inovasi pada tahun 1860-an dan 1870-an. Penciptanya antara lain Thomas Bradshaw, yang membuat komedi putar bertenaga uap untuk Pameran Aylsham, dan Frederick Savage dari King’s Lynn, Norfolk, yang memiliki mesin pasar malam.

Taman Vauxhall, dibangun pada tahun 1661, adalah salah satu taman rekreasi paling awal. Taman awal lainnya adalah Taman Vauxhall di London, yang didirikan pada tahun 1661. Pada akhir abad ke-18, banyak atraksi di situs ini memerlukan harga masuk. Ini menarik banyak penonton secara teratur, dan rutenya sering kali terkenal dengan tugas romantis;​ pejalan kaki di atas tali, pendakian balon udara, konser dan kembang api memberikan hiburan.

Awalnya, taman ini buat khusus untuk orang kaya. Namun, dengan cepat taman ini menjadi pusat kehidupan yang luar biasa dengan keragaman sosial ekonomi. Marylebone Gardens menyelenggarakan pertunjukan kembang api untuk umum, sedangkan Cremorne Gardens menampilkan musik, tarian, dan akrobat hewan. 

Asal Usul Pameran

Pameran dunia memperluas gagasan tentang taman permanen untuk hiburan. Pendirian Crystal Palace yang terkenal di London, Inggris pada tahun 1851 menandai awalnya Pameran Dunia pertama. Tujuan pameran ini adalah untuk memperingati pencapaian industri negara-negara di dunia sekaligus mendidik dan menghibur pengunjung.

Komunitas dan perusahaan Amerika memandang Pameran Dunia sebagai sarana untuk menampilkan pencapaian ekonomi dan industri. Pameran Kolumbia Dunia tahun 1893 di Chicago, Illinois, merupakan cikal bakal kontemporer. Pameran tersebut merupakan fasilitas tertutup yang menggabungkan hiburan, teknik, dan pendidikan untuk menyenangkan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memukau wisatawan, dan berhasil dengan kobaran lampu dari ”Kota Putih”.

Para perencana membangun bagian konsesi hiburan Midway Plaisance untuk memastikan kesuksesan finansial pameran tersebut. Wahana dari pameran ini memikat perhatian wisatawan dan taman hiburan di seluruh dunia.

Jalan tengah disajikan di Pameran Kolombia pada akhirnya akan menjadi pokok di sebagian besar taman hiburan, pameran, karnaval, dan sirkus. Bagian tengahnya tidak hanya mencakup wahana tetapi juga konsesi dan hiburan seperti galeri menembak, arcade sen, permainan untung-untungan dan pertunjukan.

Taman Troli dan Resor Kesenangan Utama

Banyak tempat kontemporer muncul dari resor kesenangan sebelumnya yang menjadi populer di kalangan masyarakat untuk kunjungan sehari atau liburan akhir pekan, seperti tempat pesisir seperti Blackpool, Inggris dan Coney Island, Amerika Serikat.

Idenya adalah untuk membawa orang-orang ke pantai atau kawasan resor. Pada tahun 1829, jalur trem yang ditarik kuda mulai membawa para pencari kesenangan ke Pulau Coney. Pulau Coney terletak di Samudra Atlantik di Brooklyn, New York. Jalur Kereta Api Pulau Coney mengangkut satu juta penumpang pada tahun 1875 dan dua juta penumpang pada tahun 1876.

Taman Hiburan Modern

Taman Tivoli di Kopenhagen, Denmark, buka secara umum pada tahun 1843. Georg Carstensen, pendiri Tivoli, mengatakan pada tahun 1844, ”Tivoli tidak akan pernah selesai.” Seabad kemudian, Walt Disney, yang terinspirasi oleh Tivoli, mengatakan tentang taman hiburannya Disneyland tidak akan pernah selesai. Disneyland akan terus berkembang selama masih ada kreativitas di bumi.

Pada tahun 1897, Steeplechase Park bergabung dengan Sea Lion Park, menjadi taman hiburan besar kedua dari tiga taman yang terbuka di lingkungan Coney Island. George Til You menciptakan taman untuk memberikan sensasi dan kesenangan.

Coney Island menjadi personifikasi taman hiburan Amerika karena kedekatannya dengan pusat populasi Kota New York dan akses mudah ke wilayah tersebut.​​​​ Coney Island juga mencakup Luna Park (1903) dan Dreamland (1904).

Coney Island sukses besar, dan pada tahun 1910, kehadiran pada hari-hari tertentu mungkin melampaui satu juta orang. Frederick Ingersoll membangun “Taman Luna” lainnya dengan cepat di seluruh dunia dan membukanya untuk mendapat pujian.

Penutup

Taman hiburan tidak hanya menyuguhkan kesenangan sesaat, tetapi juga bisa menjadi sarana untuk menciptakan kenangan indah bersama orang tercinta. Jadi, bersiaplah untuk tertawa terbahak-bahak, menantang adrenalin, dan mengabadikan momen tak terlupakan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *